Sabtu, 22 Januari 2011

KASUS MAFIA PAJAK

KASUS MAFIA PAJAK OLEH GAYUS TAMBUNAN


saat-saat sekarang ini berita tentang gayus tambunan sudah tidak asing lagi didengar oleh masyarakat indonesia. seseorang yang terlibat dalam kasus mafia pajak yang menggelapkan uang hingga milyaran rupiah. bayangkan saja, seorang PNS dirjen pajak golongan III/a dalam waktu satu tahun,uangnya sudah mencapai milyaran rupiah...darimana uang itu????....

Kasus mafia pajak seperti “Kasus seperti Gayus Tambunan harus dibongkar secara tuntas oleh tim yang komprehensif.kasus Gayus Tambunan hanya merupakan salah satu kasus perpajakan.Karena itu, seluruh kasus pajak harus dibongkar secara tuntas oleh tim yang komprehensif sehingga kasus-kasus perpajakan bisa dituntaskan. “Harus tuntas dan jangan dicicil-cicil,”

Kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Tambunan merupakan pintu masuk bagi Panja Pemberantasan Mafia Perpajakan untuk melaksanakan tugasnya.“Melalui kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Tambunan, bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap praktik mafia perpajakan secara keseluruhan,”

“Dengan membuka selebar-lebarnya kasus penggelapan pajak, maka tidak ada pihak-pihak yang bermain dalam persolan ini,”  sehingga tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat, untuk terciptanya tatanan masyarakat berbangsa dan bernegara yang baik; segala yang tidak baik harus diperbaiki supaya menjadi lebih baik. Katakan salah jika itu salah, dan junjung tinggilah kebenaran dan kejujuran supaya tercipta keadilan di dalam tatanan hidup kemasyarakatan. Karena jika saja keadilan bisa ditegakkan dengan benar di negara ini saya percaya Indonesia akan menjadi negara yang besar dan terhormat di mata negara-negara lain. dan tidak akan ada lagi kasus-kasus korupsi di negeri ini.....

Jumat, 21 Januari 2011

tugas VI sospol

ANALISA HUBUNGAN ANTARA BENTUK BIROKRASI NEGARA MAJU DENGAN NEGARA BERKEMBANG DALAM MENGATASI KEBUTUHAN MASYARAKAT


Birokrasi adalah kekuasaan yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip ideal bekerjanya suatu organisasi. Pada umumnya birokrasi ini bersifat rigid dan kaku. Namun, birokrasi memiliki fungsi dan peran yang amat penting di dalam masyarakat salah satunya adalah melaksanakan pelayanan publik. Pelaksanaan birokrasi dalam hal pelayanan publik di setiap negara tentunya berbeda, begitu juga diantara negara berkembang dengan negara maju.

Di negara berkembang yaitu Indonesia, pelayanan publik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat sepertinya belum bisa dikatakan baik atau maksimal karena tidak semua lapisan masyarakat yang belum menikmati pelayanan yang ada dan birokrasinya sangat berbelit-belit. Dilihat dari pelayanan transportasi publik, Indonesia bisa dikatakan kurang memadai. Seperti yang kita ketahui dalam penyediaan transportasi umum masih banyak angkutan umum seperti bus atau angkutan perkotaan, yang sebenarnya sudah tidak layak untuk digunakan namun tetap digunakan karena alasan kekurangan biaya, maka yang terjadi adalah banyak angkutan umum yang memaksakan muatan untuk mengangkut penumpang sementara keselamatan mereka cenderung diabaikan. Contoh  lain dari buruknya pelayanan transportasi adalah pelayanan kereta api, meskipun sekarang sudah tidak seluruhnya milik pemerintah tetap saja pelayanan kereta api kelas ekonomi masih kurang memadai karena banyak masyarakat yang naik ke atap kereta api agar tetap bisa menggunakan kereta api sebagai transportasi umum. Padahal sudah jelas, hal itu sangat membahayakan keselamatan para penumpang. Mereka nekat melakukan ini karena harga karcis untuk kereta kelas ekonomi sangat murah dibandingkan dengan kereta jenis lain dan angkutan umum lain seperti bus.

Keadaan yang terjadi di Indonesia sangat kontradiksi dengan yang terjadi di negara maju seperti Jepang, dimana transportasi darat yang disediakan sudah menggunakan teknologi canggih dan dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan publik. Transportasi darat utama negara Jepang adalah kereta api bawah tanah atau lebih dikenal dengan subway sehingga masyarakat Jepang tidak perlu merasakan kemacetan seperti di Indonesia. Tingkat kenyamanan dalam menggunakan transportasi umum antara Indonesia dengan Jepang juga jauh berbeda, pemerintah Jepang tidak hanya memperhatikan penyediaan pelayanan publik tetapi juga kenyamanan masyarakat yang menggunakan. Selain hal-hal diatas, sistem pengadministrasian pelayanan perkeretaapian yang ada di negara Jepang telah menunjukkan kinerja yang prima yang keseluruhannya di lakukan oleh para aparat pemerintah yang diseleksi secara ketat.

            Birokrasi di Indonesia yang bersifat sentralistis cenderung menempatkan hierarki sebagai alat kekuasaan. Semakin hierarki menjulur kebawah semakin tak berdaya pihak yang berada pada posisi tersebut. Di luar semua itu rakyat berada sebagai pihak yang sangat tidak berdaya. Rakyat sangat bergantung pada birokrasi karena semua lini urusan dalam bidang kehidupan dilaksanakan oleh birokrasi. Citra buruk dan cenderung korup tercermin dari tidak profesionalnya kerja birokrasi baik dalam hal waktu dan biaya. Melayani dan memenuhi kebutuhan warga negara dengan sebaik-baiknya belumlah menjadi paradigma para birokrat. Masyarakat pun masih menganggap bahwa keberadaan birokrasi bukanlah mempermudah urusan mereka tetapi malah menghambat layanan yang harus diterima.

Selasa, 11 Januari 2011

tugas V sospol

3. Struktur Politik

a. Kelompok Elite
    adalah kelompok yang memiliki kesadaran, keutuhan, dan kebulatan tujuan. dan juga bersifat otonom,
    kebal akan gugatan, penyelesaian masalah tergantung keputusan elite.

b. Kelompok Kepentingan
    adalah setiap organisasi yang berusaha mempengaruhi kebijaksanaan pemerintah tanpa berkehendak
    memperoleh jabatan publik. Kelompok kepentingan berbeda - beda antara lain dalam hal : struktur, gaya,
    sumber pembiayaan dan basis dukungan. ada 3 jenis kelompok kepentingan, yaitu :
    - anomik
       terbentuk dari unsur - unsur masyarakat secara spontan, tidak memiliki nilai - nilai atau norma yang
       mengatur. 

    - non - asosiasional
       jarang terorganisasi secara rapi, kegiatannya bersifat kadang kala.

    - institusional 
       bersifat formal dan memiliki fungsi - fungsi politik dan sosial disamping artikulasi kepentingan yang
       berpengaruh terhadap pemerintah.

c. Kelompok Birokrasi
    karakteristik ideal  birokrasi, terdiri dari :
    - pembagian kerja
    - hirarki wewenang
    - pengaturan perilaku pemegang jabatan birokrasi
    - impersonalitas hubungan
    - kemampuan teknis
    - karier 

    ada empat sumber kekuasaan kelompok birokrasi, antara lain :
    - peranan birokrasi sebagai personifikasi negara
    - penguasaan informasi
    - pemilikan keahlian teknis
    - status sosial yang tinggi.


    

tugas IV sospol

2. Jelaskan Fungsi - Fungsi Politik

a. Sosialisasi Politik
    adalah bagian dari proses sosialisasi yang membentuk nilai - nilai politik yang menunjukkan
    bagaimana seharusnya masing - masing anggota masyarakat berpartisipasi dalam sistem politiknya. ada
    2 hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
     - sosialisasi berjalan terus - menerus selama hidup.
     - sosialisasi politik dapat berwujud transmisi dan pengajaran yang langsung.

b. Rekritmen Politik
    adalah salah satu wadah yang efek dalam melaksanakan rekruitmen politik adalah partai politik.

c. Komunikasi Politik
    dapat berupa :
     - Kegiatan Politik
        adalah penyampaian pesan - pesan yang bercirikan politik oleh faktor - faktor  politik kepada pihak lain.
     - Kegiatan Ilmiah
        adalah kegiatan mengkaji komunikasi politik sebagai salah satu kegiatan politik didalam sistem 
        politik dalam melaksanakan kegiatannya itu, komunikasi politik menggunakan saluran media massa 
        dan bentuk tatap muka atau pertemuan langsung, yang berakibat terjadinya dua arus komunikasi 
        politik dua arah yaitu ke bawah artinya dari penguasa.

d. Stratifikasi Politik
   adalah paling baik dipahami sebagai sejauh mana kesenjangan tersebut dikemas dalam, atau 
   dipengaruhi oleh, struktur politik dan proses (yaitu, melibatkan pengaruh, otoritas, atau kekuasaan).
   Dalam hal ini kekuasaan dipahami tidak hanya dalam kaitannya untuk mencapai hasil yang diinginkan,
   bahkan terhadap menentang bunga, tetapi juga dalam hal kemampuan untuk menyusun dan menetapkan 
   agenda. Dipahami dan dinilai sebagai suatu entitas absolut, atau relatif,, stratifikasi politik sering digunakan
   dalam studi tentang perubahan sosial, struktur kesempatan egaliter, demokratisasi, distribusi kekuasaan dan 
   kesetaraan, dan efisiensi keadilan sosial dan politik. Menghubungkan struktur ketimpangan politik, ekonomi,
  dan sosial, konsep ini adalah pusat dari ilmu-ilmu sosial dan kebijakan sosial.konseptualisasi sempit 
  stratifikasi politik, terutama disukai oleh para ilmuwan politik di tahun 1960-an dan 1970-an, biasanya fokus
  pada kegiatan politik berlapis, posisi, dan pengaruh individu, kelompok, partai, atau negara-bangsa.


Jumat, 07 Januari 2011

PeRnIkAhAn BeRbEdA aGaMa.....

memang menjadi permasalahan yang sangat kompleks, karena ini menyangkut mempersatukan dua orang yang berbeda keyakinan untuk melakukan pernikahan dan membangun rumah tangga yang notabennya bertujuan untuk kebahagiaan dan keharmonisan dalam hubungan rumah tangga.
           
Namun perbedaan agama atau keyakinan dan tidak adanya salah satu pihak yang mengalah untuk mengikuti agama pasangannya inilah yang menjadi problematika dan efek dari perbedaan agama ini juga akan mempengaruhi kelangsungan dan kelanggengan berumah tangga kelak yang berimbas kepada keturunan.

Dalam hukum Islam, Jelas dinyatakan bahwa pernikahan beda agama adalah diharamkan dan bagi yang umat islam yang melanggarnya dan nekat untuk melakukannya maka akan terjebak dalam perzinahan sepanjang pernikahannya tersebut. Maka dari itu sebisa mungkin memang dianjurkan untuk menikah dengan yang satu agama saja. Kendalanya adalah bagaimana jika si dua orang tersebut saling mencintai dan ingin melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan sementara pasangannya tidak mau masuk agama Islam?..

Pertanyaan tersebut sampai sekarang yang menjadi polemik bagi kedua pasangan berbeda agama dan memiliki kefanatikan terhadap agama yang dianutnya. Namun yang jelas, ada juga pasangan seperti salah satu pasangan artis Indonesia yang melakukan pernikahan beda agama tapi hingga sekarang langgeng karena adanya saling menghormati antar agamanya dan tenggang rasa satu sama lain.

Yang jelas menurut saya sendiri, pernikahan beda agama adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan karena bagaimanapun kebahagiaan yang kita dapat dalam pernikahan tersebut hanyalah semu karena pada akhirnya kita menanggung dosa besar yang senantiasa tidak diampuni oleh Allah SWT.

NB :
Bagi pasangan beda agama yang ingin melakukan pernikahan, sebaiknya mampu berpikir terlebih dahulu secara bijaksana dengan pertimbangan yang matang atas konsekuensi yang akan ditanggung nantinya.

Rabu, 08 Desember 2010

TUGAS III SOSPOL

1. Jelaskan dengan terinci bentuk Sistem Politik Indonesia sesuai dengan UUD 1945.

    Sistem politik yang berlaku di Indonesia secara formil didasarkan pada konstitusi negara yang tertulis maupun tidak tertulis yaitu UUD 1945, UUD RIS, dan UUDS 1950. Di dalam pasal-pasal yang singkat (37 pasal) dan bersifat luwes itu, UUD 1945 menjelaskan tentang Sistem Politik Indonesia sebagai berikut :
a. Bentuk negara kesatuan Indonesia adalah Republik. Kedaulatan ditangan rakyat dilaksanakan
   sepenuhnya oleh MPR. Keanggotaan MPR terdiri dari anggota DPR ditambah dengan golongan-golongan
   serta utusan daerah yang jumlah dan pengaturannya di tentukan oleh Undang - Undang.
b. Sistem pemerintahan adalah sistem presidensial. dalam melaksanakan tugasnya, presiden dibantu oleh
    Wakil Presiden dan para menteri yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
c. Fungsi legislatif dan pengawasan dilakukan oleh DPR. Kedudukan DPR kuat, karena lembaga ini tidak
    dapat dibubarkan oleh Presiden.
d. DPA bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden.
e. BPK bertugas mengawasi dan memeriksa penggunaan keuangan negara. Hasil pemeriksaan
   dilaporkan kepada DPR.

2. Jelaskan Fungsi - Fungsi Politik

a. Sosialisasi Politik
    adalah bagian dari proses sosialisasi yang membentuk nilai - nilai politik yang menunjukkan
    bagaimana seharusnya masing - masing anggota masyarakat berpartisipasi dalam sistem politiknya. ada
    2 hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
     - sosialisasi berjalan terus - menerus selama hidup.
     - sosialisasi politik dapat berwujud transmisi dan pengajaran yang langsung.

b. Rekritmen Politik
    adalah salah satu wadah yang efek dalam melaksanakan rekruitmen politik adalah partai politik.

c. Komunikasi Politik
    dapat berupa :
     - Kegiatan Politik
        adalah penyampaian pesan - pesan yang bercirikan politik oleh faktor - faktor  politik kepada pihak lain.
     - Kegiatan Ilmiah
        adalah kegiatan mengkaji komunikasi politik sebagai salah satu kegiatan politik didalam sistem 
        politik dalam melaksanakan kegiatannya itu, komunikasi politik menggunakan saluran media massa 
        dan bentuk tatap muka atau pertemuan langsung, yang berakibat terjadinya dua arus komunikasi 
        politik dua arah yaitu ke bawah artinya dari penguasa.

d. Stratifikasi Politik
   adalah paling baik dipahami sebagai sejauh mana kesenjangan tersebut dikemas dalam, atau 
   dipengaruhi oleh, struktur politik dan proses (yaitu, melibatkan pengaruh, otoritas, atau kekuasaan).
   Dalam hal ini kekuasaan dipahami tidak hanya dalam kaitannya untuk mencapai hasil yang diinginkan,
   bahkan terhadap menentang bunga, tetapi juga dalam hal kemampuan untuk menyusun dan menetapkan 
   agenda. Dipahami dan dinilai sebagai suatu entitas absolut, atau relatif,, stratifikasi politik sering digunakan
   dalam studi tentang perubahan sosial, struktur kesempatan egaliter, demokratisasi, distribusi kekuasaan dan 
   kesetaraan, dan efisiensi keadilan sosial dan politik. Menghubungkan struktur ketimpangan politik, ekonomi,
  dan sosial, konsep ini adalah pusat dari ilmu-ilmu sosial dan kebijakan sosial.konseptualisasi sempit 
  stratifikasi politik, terutama disukai oleh para ilmuwan politik di tahun 1960-an dan 1970-an, biasanya fokus
  pada kegiatan politik berlapis, posisi, dan pengaruh individu, kelompok, partai, atau negara-bangsa.



3. Struktur Politik

a. Kelompok Elite
    adalah kelompok yang memiliki kesadaran, keutuhan, dan kebulatan tujuan. dan juga bersifat otonom,
    kebal akan gugatan, penyelesaian masalah tergantung keputusan elite.

b. Kelompok Kepentingan
    adalah setiap organisasi yang berusaha mempengaruhi kebijaksanaan pemerintah tanpa berkehendak
    memperoleh jabatan publik. Kelompok kepentingan berbeda - beda antara lain dalam hal : struktur, gaya,
    sumber pembiayaan dan basis dukungan. ada 3 jenis kelompok kepentingan, yaitu :
    - anomik
       terbentuk dari unsur - unsur masyarakat secara spontan, tidak memiliki nilai - nilai atau norma yang
       mengatur. 

    - non - asosiasional
       jarang terorganisasi secara rapi, kegiatannya bersifat kadang kala.

    - institusional 
       bersifat formal dan memiliki fungsi - fungsi politik dan sosial disamping artikulasi kepentingan yang
       berpengaruh terhadap pemerintah.

c. Kelompok Birokrasi
    karakteristik ideal  birokrasi, terdiri dari :
    - pembagian kerja
    - hirarki wewenang
    - pengaturan perilaku pemegang jabatan birokrasi
    - impersonalitas hubungan
    - kemampuan teknis
    - karier 

    ada empat sumber kekuasaan kelompok birokrasi, antara lain :
    - peranan birokrasi sebagai personifikasi negara
    - penguasaan informasi
    - pemilikan keahlian teknis
    - status sosial yang tinggi.


    


      

  


Minggu, 14 November 2010

TUGAS I SOSPOL

Pengertian Sosiologi

Secara etimologis, kata sosiologi berasal dari dua kata, yaitu socious (bahasa latin) yang berarti “teman”dan logos (bahasa Yunani) yangb berarti “ilmu, kata, perkataan, atau pembicaraan”, secara harfiah, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang pertemanan. Pengertian tersebut dapat diperluas dengan menjadi ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pergaulan hidup manusia dari masyarakat.
Istilah sosiologi pertama kali digunakan oleh Bapak Sosiologi, Auguste Comte (1798-1857). Menurut Auguste Comte, sosiolgi merupakan bagian ilmu pengetahuan dari maupun ilmu sosial (Social Sciences) yang mempelajari hukum dan mengetur kehidupan sosial.
SIFAT-SIFAT DARI SOSIOLOGI
a. Sosiologi bersifat empiris. Arrtinya sosiologi dalam mengkaji masyarakat berdasarkan hasil observasi dan tidak spekulatif.
b. Sosiologi bersifat teoritis, yang menyusun abstraksi dari hasil observasi dan disusun secara logis serta memiliki tujuan untuk untuk menjelaskan hubungan sebab akibat.
c. Sosiologi bersifat nonetis, artinya sosiologi bukan berupaya mencari fakta tersebut secara analitis.
d. Sosiologi bersifat komulatif, teori sosiologi umumnya dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya, dalam arti memperbaiki, memperluas, memperhalus, maupun menformulasikan teori sebelumnya.
Obyek kajian sosiologi adalah mesyarakat dilihat dari sudut hubungan anatar manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Sosiologi dapat diartikan sebagai pengkajian ilmiah interaksi manusia.
Obyek studi sosiologi adalah interaksi sosial. Interaksi sosial terus dilakukan manusia mulai dari lingkungan keluarga sampai ke lingkungan bangsa dan anatar bangsa.

Pengertian Politik
Secara etimologi kata politik berasal dari bahasa Yunani, Polis yang berarti “kota” atau “negara kota”. Kata polis memiliki kata-kata turunan seperti polites yang berarti warga negara dan politikos yang berarti kewarganegaraan.Selain kata-kata tadi, masih dikenal katapolitike techne yang berarti kemahiran politik dan politike episteme yang berarti” ilmu politik”.
Politik didasarkan pendapat Aristoteles yang menyatakan bahwa “Setiap polis atau negara adalah asosiasi. Politik dimaksudkan sebagai kumpulan manusia yang hidup teratur dan memilki tujuan yang sama dalam mencapai tujuannya, dipelajari oleh ilmu politik.

Obyek Dari politik yaitu manusia sebagai makhluk sosial dan sifat induvidul dari manusia itu sendiri. Sifat-sifat ingin menguasai, menonjolkan diri, mendapatkan pengakuan, dan ingin selamanya menjadi pemenang merupakan contoh sifat-sifat manusia sebagai insan politik. Sifat ini mendorong persaingan antar manusia.

Pengertian Ekonomi
Secara etimologi kata ekonomi berasal dari dua kata Okos dan Nomos. Menurut Samuelson, Ilmu ekonomi adalah studi mengenai perilakudan masyarakat dalam membuat pilihan dalam menggunakan sumber daya yang bterbatas tetapi dapat digunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikannya kepada berbagai induvidu dan masyarakat jntuk keperluan konsumsi sekarang dan di masa yang akan datang.
Teori-teori dari pada ilmu ekonomi yaitu ekonomi makro dan ilmu ekonomi mikro Ekonomi mikro membahas mengenai perilaku induvidu dalam memenuhi kebutuhannya. Sedangkan Ekonomi makro membahas mengenai ilmu ekonomi yang mengfokuskan kajiannya kepada perekonomian secara keseluruhan
Obyek ekonomi yaitu manusia sebagai makhluk hidup yang mempunyai kebutuhan hidupnya. Manusia ini memilik peranan yang penting sebagai pelaku dari pada ekonomi tersebut yaitu sebagai konsumen dan sebagai produsen. Kegiatan tersebut tidak terlepas dari kehidupan manusia. Kegiatan mengkonsumsi barang ini sudah harfiah nya seorang manusia ingin kebutuhannya terpenuhi dengan itu manusia memerlukan pengorbanan yang sangat besar untuk mendapatkannya.